Senin, 01 Mei 2017

Rizieq Diteror ‘Sniper’, Amien Rais Sebut Pemerintah Jokowi Lebih Bobrok dari Orde Baru



Tokoh Reformasi ’98 Amien Rais menilai hukum di era pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla lebih bobrok dibandingkan Orde Baru.


Pasalnya, menurut Mantan Ketua MPR itu, di era Orde Baru tidak pernah ada tuduhan makar terhadap orang-orang yang menyuarakan haknya.


Bahkan ia menilai hukum pada waktu jaman Presiden Soeharto itu tidak diintervensi oleh pemerintah maupun aparat keamanan.


“Sekarang ini, pemerintahan kita itu berani-beraninya menyeret aparat keamanan dan pertahanan untuk target-target politik,” ujar Amin Rais, Jum’at (28/4/2017).


Amien Rais juga menyinggung soal kasus teror yang dialami pimpinan ormas Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab.


Mestinya, kata Amien, pemerintah harus mampu melindungi semua rakyatnya dari segala bentuk kejahatan, bukan malah mengkriminalisasi. Apalagi meneror dan menuduh rakyatnya berbuat makar.

“Memang negeri ini sudah tidak aman. Jadi banyak mafia politik, mafia ekonomi, mafia luar negeri,” ungkapnya.


Baru-baru ini kediaman Imam Besar FPI Habib Rizieq menjadi sasaran penembak jitu. Ketika Rizieq tengah berzikir di pendopo rumahnya Selasa pagi, peluru senapan hampir saja mengenai dirinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar